Wisuda Tahfidz-Kelulusan SMP Islam MBS Al Manar Unjuk Prestasi Akademik-Al Qur’an

SMP Islam Al Manar Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Manar, Ogan Komering Ilir, Sumsel, pada (5/6/2021) menggelar wisuda tahfidz dan kelulusan santrinya. Menariknya dikatakan ustadz Yulian Sahru santri yang lulus tahun ini menorehkan peningkatan prestasi dari tahun kemarin dari sisi akedemiknya dan tahfid Qur’an. “Alhamdulillah puji syukur hanya pada Allah, sudah memberi kemudahan kepada kami untuk meraih prestasi serta mengemban amanah pendidikan santri untuk menjadi insani yang bermanfaat bagi umat dan agamanya,” ucap syukur ustadz Yulian Sahri kemarin.
Dijelaskan ustadz Yulian Sahri, wisuda tahfidz tersebut diikuti oleh sekitar 39 siswa kelas IX SMP MBS Al Manar. Dari 39 tersebut meraih predikat mumtaz ada 11 siswa dengan nilai di atas 90 lebih, sementara untuk predikat jayyid jiddan diraih sekitar 20 siswa, selebihnya 70 persen sudah menyelesaikan 6 juz (target minimal hafalan siswa di MBS Al Manar). Sisanya sekitar 30 persen menyelesaikan lebih dari target minimalnya. Menurut ustadz Yulian Sahri, satu santri selesai 11 juz, satu santri sembilan juz, dua santri delapan juz dan tujuh juz selanjutnya sesuai standart minimal kelulusan. Mereka yang hafal juz standart ini terdiri dari juz 30, 1, 2, 3, 4, dan 5. Para hafidz ini, lanjut ustadz Yulian Sahri, diperkuat dengan kemampuan Bahasa Arab santri yang setiap hari diterapkan untuk komunikasi selama pembelajaran. Sehingga santri ketika lulus sudah mampu secara baik berkomunikasi Bahasa Arab dan hafalan Al Quran sebagai bekal melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Prestasi akademiknya? Ustadz Yulian Sahri mengungkapkan ada beberapa siswa yang melebihi target minimal hafalan Al Qur’an, serta mendapatkan medali perunggu di tingkat nasional. “Sekali lagi kami sampaikan Alhamdulillahatas pencapaian prestasi santri di tahun ini. Ini merupakan bukti bahwa kami siap menerima atau mengemban amanah pendidikan dari masyarakat untuk mewujudkan insani yang prestasi akademik juga ahklahul kharimah,” kata ustadz Yulian Sahri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages